INEWS Gerung – MAN 1 Mataram resmi menggelar kegiatan Masa Taaruf Siswa Madrasah (Matsama) tahun ajaran 2025/2026 pada Senin (14/7). Kegiatan ini diikuti seluruh siswa baru sebagai bagian dari orientasi untuk mengenal lingkungan madrasah.

Dengan mengusung tema “Madrasah Ramah Tanpa Kekerasan”, Matsama tahun ini difokuskan untuk membangun budaya madrasah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan (bullying), baik secara fisik maupun verbal.
“Madrasah harus menjadi tempat yang aman dan ramah bagi semua siswa. Matsama adalah langkah awal membentuk karakter peserta didik yang toleran, berakhlak, dan saling menghargai,” tegas Kepala MAN 1 Mataram, Lalu Sirajul Hadi.
Baca Juga : Ballon d’Or 2025, Dembele, Yamal, hingga Salah Jadi Kandidat Kuat!
Mengenalkan Nilai-Nilai Moderasi dan Kemanusiaan
Selain pengenalan sistem belajar, kurikulum, dan kegiatan ekstrakurikuler, peserta Matsama juga diberikan pembekalan nilai-nilai moderasi beragama, kemanusiaan, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Semangat ini sejalan dengan program “Kurikulum Cinta” yang digagas oleh Kementerian Agama RI, yang menanamkan nilai cinta kepada Allah, sesama manusia, dan lingkungan hidup sejak dini.
“Matsama bukan sekadar orientasi, tapi proses membentuk pola pikir dan karakter anak didik menuju pendidikan inklusif dan bebas kekerasan,” tambah Sirajul.
Pelibatan Narasumber Kompeten dan Tokoh Inspiratif
Kegiatan Matsama yang berlangsung hingga 17 Juli 2025 ini menghadirkan narasumber dari kalangan guru, tokoh masyarakat. Serta pakar pendidikan karakter dan moderasi beragama.
Kepala madrasah berharap MAN 1 Mataram menjadi pelopor madrasah ramah anak di Lombok. Ia ingin madrasah ini mendorong terciptanya lingkungan belajar yang holistik, inklusif, dan bebas dari diskriminasi maupun kekerasan. Harapan tersebut sejalan dengan upaya menciptakan ruang pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal.




