Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Blokade Jalan, Korban Banjir Bima Tagih Janji Pemkab-Pemprov NTB

cek disini

Korban banjir Desa Nanga Wera, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, NTB, memblokade jalan, Senin (8/9/2025). (Dok. Istimewa)

 

Bima – Ratusan warga korban banjir di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), turun ke jalan dan melakukan aksi blokade. Mereka menuntut pemerintah daerah segera merealisasikan janji bantuan yang hingga kini belum juga dipenuhi.

Aksi Blokade Jalan di Tengah Kekecewaan

Warga yang terdampak banjir memblokade jalan utama penghubung Bima-Dompu pada Jumat siang. Mereka menggunakan batang kayu, ban bekas, dan bebatuan untuk menutup akses jalan. Aksi ini membuat arus lalu lintas macet hingga beberapa kilometer.

Menurut warga, langkah ini terpaksa dilakukan karena janji bantuan dari Pemkab Bima dan Pemprov NTB tidak kunjung terealisasi. “Kami sudah menunggu berbulan-bulan, tapi bantuan perbaikan rumah dan lahan pertanian tak pernah datang,” ujar salah satu warga.

Tuntutan Korban Banjir kepada Pemerintah

Selain menagih realisasi bantuan rumah, warga juga menuntut pemerintah segera melakukan normalisasi sungai yang sering meluap saat musim hujan. Tanpa perbaikan infrastruktur, mereka khawatir banjir besar akan kembali mengancam saat curah hujan meningkat.

Para petani pun mengalami kerugian besar akibat sawah mereka terendam dan gagal panen. Warga berharap pemerintah segera turun tangan sebelum kondisi ekonomi masyarakat semakin memburuk.

Respon Pemkab Bima dan Pemprov NTB

Pemerintah Kabupaten Bima mengaku memahami kekecewaan warga. Namun, mereka menyebut proses penyaluran bantuan masih terkendala verifikasi data serta koordinasi dengan Pemprov NTB. Sementara itu, Pemprov NTB berjanji akan segera menindaklanjuti permintaan warga dan mempercepat penyaluran bantuan yang tertunda.

Aparat keamanan dari kepolisian dan TNI juga turun untuk mengamankan aksi agar tidak menimbulkan kericuhan. Setelah dilakukan mediasi, warga akhirnya membuka blokade jalan, namun menegaskan akan kembali turun jika janji pemerintah kembali diabaikan.

Baca juga : Pemerintah Gerung Fokus Perbaikan Infrastruktur Jalan untuk Dukung

Peringatan Akan Dampak Banjir di Bima

Banjir bandang yang melanda Bima beberapa waktu lalu menyebabkan puluhan rumah rusak parah dan ratusan hektar sawah gagal panen. Kondisi ini membuat warga hidup dalam ketidakpastian, terutama mereka yang kehilangan tempat tinggal.

Pengamat kebencanaan menilai bahwa pemerintah harus memperhatikan upaya pencegahan, tidak hanya bantuan darurat. Tanpa mitigasi yang jelas, bencana serupa bisa kembali terjadi dan menimbulkan kerugian lebih besar.

Tag: Banjir Bima,NTB,Pemkab Bima,Pemprov NTB,Aksi Blokade

Kategori: Peristiwa, NTB, Bencana Alam

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *