INEWS Gerung – DPRD Kabupaten Lombok Barat menyatakan dukungan penuh atas rencana perluasan program Car Free Night (CFN) dan Car Free Day (CFD) ke wilayah Kecamatan Narmada. Program ini dinilai mampu menghidupkan kembali sektor UMKM lokal serta seni budaya tradisional.

Anggota DPRD Lobar dari Dapil Narmada–Lingsar, Jumahir, secara khusus mengapresiasi kesuksesan CFN yang telah berjalan di Gerung selama beberapa bulan terakhir. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya mengurangi polusi, tetapi juga menumbuhkan perekonomian rakyat melalui bazar dan pasar murah.
Baca Juga : Terkait Pembangunan Alun-alun Kota Gerung, Pimpinan Dewan Minta Pemda Tak Jalan Sendiri
“Saya sangat mendukung jika CFN di Narmada disertai bazar UMKM dan atraksi budaya. Ini akan menghidupkan ekonomi lokal sekaligus melestarikan budaya,” ujarnya, Rabu (3/7/2025).
Jumahir menyarankan agar pelaksanaan CFN Narmada dipusatkan di Gedung Seni Budaya Narmada. Selain memiliki nilai historis, gedung tersebut selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, jika digunakan secara rutin untuk kegiatan publik, termasuk CFN, dapat menjadi sumber pemasukan untuk pemeliharaan.
“Gedung itu selama ini seperti bangunan mati. Padahal potensinya besar untuk pentas seni lokal. Ini bisa jadi momentum,” tegasnya.
Politisi Golkar tersebut juga menekankan pentingnya kolaborasi antara CFN dengan kesenian daerah. Ia menyebut Narmada memiliki banyak seniman, termasuk pelatih gamelan yang telah menorehkan prestasi hingga ke luar negeri.
“Narmada itu pusat seni. Ini saatnya kita dorong agar potensi yang ada tidak hanya disimpan tapi ditampilkan secara berkala,” tambahnya.
Jumahir berharap Pemkab Lobar dapat menjadikan kegiatan ini sebagai program berkelanjutan, bukan hanya seremonial. Dengan integrasi bazar, seni budaya, dan kawasan tanpa kendaraan, CFN Narmada bisa menjadi ikon wisata baru yang memperkuat identitas lokal dan meningkatkan daya tarik kawasan Taman Narmada.




